Rabu, 28 Januari 2009

KUMPULAN SANDI AMBALANBy K’yuti (H.imam Suyuti Eka)

SANDI AMABALAN
Denawa, ksatria teguh memegang janji
Teguh hati dan pantang putus asa
Sebab keputusan adalah bukan penyesalan
Taqwa, mengerjakan printah dan mnjahui larangan
Karena tahu larangan adalah dosa.
Denawa, hidup sederhana, bersahaja dan kecermatan dimilikinya.
Tanpa membedakan besar kecil, tua, muda, kaya, miskin dan buruk.
Baik rupa. Karena ciptaan Tuhan
Denwa, selalu menjaga kehormatan karena tahu harga dirinya.
Tak hiraukan anjing melolong, dan celaan
Sebab sudah pasti jalan yang dilalui adalah benar
Kebenaran yang harus ditegakkan, tanpa takut bahaya.
Kita tetapkan diri bersama
Denwa patut, taat, tetapi bukan membabi buta
Semua berpedoman. Semuanya beraturan
Sebab bukan kecil yang akan dipikuklnya
Bukan ringan bebanya. Tetapi tanah air, bangsa, pandangan hidup dan kehormatan.
Denawa tetap menu keserasian, keseimbangan dan keselarasan
Inilah kata-kata sandi amabalan kita.

SANDI AMABALAN
Putar kendalisada laki-laki sejati teguh memegang janji
Ksatri muda pantang berputus asa
Jiwa membawa berjuang bagi bangsa dan Negara
Kemampuan berjuang tiada pernah berpisah dengan Tuhan-NYA
Senyumlah dalam duka dan tenanglah dalam suka
Bertanggug jawab dalam tindakan, sabda Pendita Ratu
Bangsa tanpa nama, menolong tanpa sombong
Puta kendalisada berani mengaku salah bila berbuat salah
Berani berbuat sopan dalam bertingkah
Berbudi luhur
Putra kendalisada berkawan dan bersaudara kepada sesama
Tiada beda antara yang lebih dan yang kurang
Patriot bangsa yang setia adalah jiwa putra kendalisada
Renungkanlah kata-kata sandi Amabalan kita
Hanoman putra kendalisada

SANDI AMABALAN
Hening tunduk dan membisu
Tersudut ditepi kepasrahan
Tak dapat membantah kata
Karena segala kebenaran milik illahi nyata
Dari kuasa Tuhan Yang Maha Esa
Patriot bangsa tersandang di pundak
Sebagai tangungjawab langka
Keterikatan langkah, kesatuan kata
Jadi sumber kekuatan gerak
Bagi karya, prakarsa pramuka
Menolonh sesame bukan pantangan
Walau menyelam dilaut api
Tiada malas terbiasa
Hanya tawa yang mengiringi karya
Sebagai lambing ketulusan hati
Semua tindakan selalu terpikir
Agar tak pernah cacat celah
Selalu setia pada dharma
Pantang kalah dengan keburukan
Suro diro jayaningrat, lebur dening pangastuti
Apa yang terucap, itu selalu terjawab
Kita tak ingkar jaya bhakti
Bagi nusa pertiwi
Segala tindakan selalu bersih
Kata-kata selalu suci
Tak pernah ingkar dari kebenaran
Sebagai Pramuka Sejati
Itulah kata-kata Sandi Ambalan kita
Merdeka……….Abadi

SANDI AMABALAN
Disanalah ia berdiri
Putra putrid Indonesia sejati
Tegak tubunya
Teguk imannya
Amal ibadah menghiasai hidupnya
Manusia selalu taqwa kepada Tuhan Ynag Maha Esa
Yakin akan keesaaannya dan keagungan-Nya
Selalau mensyukuri nikmat Tuhan Yang dirasakannya
Dengan melindungi alam dana melestarikan lingkungan
Ciptaan tuahan yang tiada bandingannya
Tegak, diam dan tenang
Wajahnya cemerlang
Matanya memencarkan sinar kasih saying
Yang menggurdi hati orang
Sikapnya yang ramah dan sopan
Citara ksatria yang tampan
Patriot Indonesia yang dibanggakan
Ketenagaannya membuktikan kemenangannya
Kemenangan atas gejola jiwa
Yang bergelora selama menjadi pemuda
Patuha akanputusan musyawarah
Bermufakat atas berbagai pendapat
Tugas terlaksana tanpa debat
Karena berpegang pada filsafat
Tanpa dukungan sahabat sesama saudara dekat.
Tiada yang banyak ia perbuat
Menolong sesama dikerjakan dengan ikhlas
Tiada mengharap puji dan balas
Keberhasilan usaha berbuah senyum puas
Keberhasilan akibat kerajinan dan ketekunan
Ketangkasan dan ketrampilan
Tabah, tangguh dan sabar
Bertekat baja, berhati sutera
Selalu gembira dalam suka dan duka
Hemat menggunakan tenaga
Pikiran serta harta miliknya
Bekerja dengan cermat dan tertata
Bersahaja dalam hidupnya
Disiplin dan berani dalam tindak
Atas keputusan penuh bijak
Tak mewujudkan kesetiaan pada orang tua
Pemimpin, guru, bangsa, Negara dan Agama
Bertanggung jawab atas dirinya, keluarga, masyarakat, bangsa dan negaranya
Berkata nyata
Tidak setengah nyata
Atau dapat berarti dua
Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
Jadi kebiasaan dalam menjaga harkat dan martabat sebagai insane Tuhan yang setia dan waraga Negara Indonesia yang berpancasila.
Itulah Cita-Cita Ambalan
Citra Gerakan Pramuka
Dharma Sakti……satya Bhakti

SANDI AMABALAN
Kehormatan itu suci
Jangan kuranga amammu dalam kesukaran
Tenanglah dalam bahaya
Katakanlah selalu dalam sebenarnya
Jangan sekali-kali setengah dua atau berarti dua
Sabda Pendita Ratu
Manusia itu manusia
Kaya atau melarat adalah keadaan lahir
Kita mengukur orang dengan ukuran batin
Siapa saja meskipun bagaimana
Adalah kawan kita
Karenanya…………………….
Jangan berbuat sesuatu
Yang dapat melukai hati
Atau menghinakan orang lain
Lebih baik mati dengan hormat
Dari pada hidup dengan nista
Dalam keadaan bagaimanapun juga
Pancarkan kejayaan dan kebanggaa
Dalam kerendahan jiwa yang berguna
Dan jangan tampak pada lahirmu akan isis hatimu
Pemuda setia adalah orang sopan dan perwira
Yang membela orang-orang miskin
Dan mereka yang kurang dari padanya
Serta menolong dirinya sendiri
Hargai dan pergunakanlah sebaik-baiknya
Segala sesuatu yang kita terima dari Tuhan
Itu kehendak Ambalan kita
Satyabahkti, Dharma Bhakti
Ambalan Brawijaya……………………


SANDI RACANA UIN MALANG

Allaahu Akbar………..
Seru kebesran-Mu ya……Allah
Wahai anak alam
Putra pertiwi
Lihat diri
Jangan melihat nafas yang lain
Menitihlah diatas kebenaran
Jangan menoleh kepada yang lain
Kala ingat kebesaran-Mu ya ….Allah
Akan kukasihi sesamaku
Tunjukilah abdi-Mu ini
Dengan setetes kejujuran
Dan kekurangkum dalam terapan
Demi alam semesta
Lamah latif-MU
Hamba terjemahkan ke dalam rengkuhan
Ku rela disini memuju-MU
Ku khitmatkan kekhalifahan-Mu
Akan ku jukir tanggungjawabku
Dalam keberanian dalam melangkah
Disertai ketelanjangan jiwa
Tuk gapai seru-Mu

0 komentar:

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More